Archive for March, 2008

31
Mar
08

Rohana Kuddus

Truly Minangkabau Culture, Art and Style
Rohana Kuddus lahir di Koto Gadang, Bukit Tinggi pada tanggal 20 Desember 1884 dan meninggal dunia pada tanggal 17 Agustus 1972. Rohana Kuddus adalah anak pertama pasangan Moehammad Rasjad Maharadja Soetan dan Kiam. Rohana Kuddus adalah kakak tiri dari Sutan Syahrir.

Perjuangan Rohana Kuddus dalam memajukan kaum wanita sangatlah nyata, tidak seperti wanita lain yang hanya berani bicara dan menulis tentang persamaan hak wanita dan perluasan kesempatan bagi kaum wanita tetapi menyerah dan menjadi korban (kalau tidak bisa dibilang pelestari) tradisi dan adat yang ditentangnya itu. Rohana Kuddus harus pergi dari kampung halamannya ke Medan untuk meneruskan perjuangannya bagi kaum wanita karena banyaknya ketidaksetujuan orang sekampungnya akan tujuan perjuangannya. Continue reading ‘Rohana Kuddus’

31
Mar
08

Hajjah Rangkayo Rasuna Said

Rasuna Said setelah menamatkan Sekolah Dasar melanjutkan belajar di pesantren Ar-Rasyidiyah sebagai satu-satunya santri perempuan . Rasuna Said kemudian melanjutkan pendidikan di Diniyah School Putri di Padang Panjang dan bertemu dengan Rahmah El-Yunusiah.
Rasuna Said sangatlah memperhatikan kemajuan dan pendidikan kaum wanita, beliau sempat mengajar di Diniyah School Putri sebagai guru namun pada tahun 1930 Rasuna Said berhenti mengajar karena memiliki pandangan bahwa kemajuan kaum wanita tidak hanya bisa didapat dengan mendirikan sekolah tapi harus disertai perjuangan politik. Rasuna Said ingin memasukan pendidikan politik dalam kurikulum sekolah Diniyah School Putri tapi ditolak.
Rasuna Said mendalami agama pada Haji Rasul atau Dr. H. Abdul Karim Amrullah yang mengajarkan pentingnya pembaharuan pemikiran Islam dan kebebasan berfikir yang nantinya banyak mempengaruhi padangan Rasuna Said.
Kontroversi poligami pernah ramai dan menjadi polemik di ranah Minang tahun 1930-an. Ini berakibat pada meningkatnya angka kawin cerai. Rasuna Said menganggap, kelakuan ini bagian dari pelecehan terhadap kaum wanita. Continue reading ‘Hajjah Rangkayo Rasuna Said’

25
Mar
08

Matriarkal dalam Adat dan Budaya di Minangkabau

oleh : Hifni Hfd

I. Pendahuluan :

Sebagaimana telah diuraikan dalam Histori Matriarkal, bahwa matriarkal tumbuh sebagai norma kemasyarakatan dan juga merupakan hasil kebudayaan, apabila telah memenuhi tahapan dan persyaratan, yaitu :
i. norma itu sengaja dibuat oleh masyarakatnya ,
ii. memiliki kekuatan sebagai norma adat.
iii. menjalani proses pelembagaan sebagai norma yang dikenal, diakui dan dihargai kemudian ditaati anggota masyarakat.
Proses pertumbuhan system matriarkal hampir bersamaan dengan tumbuh dan berkembangnya system patriarchal, maupun parental (bilateral). Penelusuran matriarkal sebagai norma adat dalam system kekebaraban di Minangkabau memerlukan tinjuan dari berbagai macam sisi.

System Matriarkal ini memegang peranan penting dalam adat dan budaya Minangkabau, mengingat matriarkal merupakan roh dalam kehidupan masyarakat Minang dan matriarkal merupakan pilar utama identitas Minangkabau hingga akhir zaman. Matriarkal adalah bagian dari adat yang tidak lekang karena panas dan tidak lapuk karena hujan. Continue reading ‘Matriarkal dalam Adat dan Budaya di Minangkabau’

19
Mar
08

Adat Basandi Syarak

Sebelum Islam masuk ke Minangkabau, orang Minang memanfaatkan alam sebagai sumber ajarannya. Mereka menggali nilai-nilai yang diberikan alam. Ini diungkapkan dalam filsafat orang Minangkabau alam takambang jadi guru.

Ketika agama Islam masuk, adat di Minangkabau secara hakikinya tidak bertentangan dengan ajaran syarak dalam agama Islam, karena alam yang telah dijadikan pedoman hidup masyarakat Minangkabau adalah ciptaan Allah semata. Itulah sebabnya ketika Islam masuk langsung diterima oleh orang Minangkabau. Maka, kalaupun dalam sejarah, timbulnya Perang Paderi tidak semata karena disebabkan pertentangan kaum adat dan kaum agama (Islam), akan tetapi karena pemurnian ajaran syarak di dalam pelaksanaan adat semata, sebagai akibat dari amar makruf nahi munkar. Akan tetapi pemerintahan kolonial Belanda, memakai peristiwa ini sebagai alat politik adu domba.

Namun pada tahun 1811 penguasa adat di Minangkabau, yakni Sultan Begagarsyah mempermaklumkan perang bahu membahu antara seluruh masyarakat anak nagari di Minangkabau, melawan pemerintahan kolonial Belanda. Kaum adat dan kaum agama menyatukan pendapat dalam pertemuan pangulu tigo luhak beserta para ulamanya. Pertemuan ini melahirkan Piagam Bukik Marapalam yang menegaskan bahwa antara adat dan Islam tidak bertentangan.

Adat bapaneh, syarak balinduang.
Syarak mangato, adat mamakai.

Adat bapaneh, syarak balinduang maksudnya adat bagaikan tubuh, agama sebagai jiwa. Antara tubuh dan jiwa tidak bisa dipisahkan. Syarak mangato, adat mamakai maksudnya syarak memberikan hukum dan syariat, adat mengamalkan apa yang difatwakan agama. Kesimpulan piagam ini lazim disebut adat jo syarak sanda-manyanda, kemudian lebih dikenal lagi dengan adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah.

19
Mar
08

Pasan Bundo

Oleh A. B. Dt. Majo Indo

nan sakapa alah diambiak urang
Nan sapinjik tingga diawak
Walau dibalun sabalun kuku
Jikok dikambang saleba alam
Walau sagadang bijo labu
Bumi jo langik ado didalam

Latiak latiak tabang ka pinang
Singgah manyasok bungo rayo
Aie satitik dalam pinang
Sinan bamain ikan rayo Continue reading ‘Pasan Bundo’

10
Mar
08

Histori Matriarkal

Oleh : Hifni Hfd

I. Pengantar :
Matriarkal merupakan kesatuan social yang dibentuk karena pertalian darah yang berasal dari per-ibuan. Para kaum ibu tidak saja berperan dalam keluarga inti (intended family), akan tetapi mencakup pula perannya dalam keluarga dalam arti luas (extended family). Bentuk keluarga dalam arti luas inilah, kita menelaah bagaimana system matriarchal (matriarkal) ini di Minang kabau dapat menjadi kekuatan padusi (perempuan – wanita ) minang dalam keluarganya.
Sebelum kita mengupas rangkaian sejarah terbentuknya matriarkal dalam sistem kekerabatan di Minangkabau, maka lebih dahulu kita meninjau penentuan garis keturunan dan proses pertumbuhan system kekerabatan serta tambo sebagai sumber informasi adat dan budaya dalam penentuan garis keturunan matrilineal.

Continue reading ‘Histori Matriarkal’

04
Mar
08

Feminisme pada Masyarakat Matrilineal Minangkabau

Diposting oleh greata

Pengantar

Membaca pemikiran Feminisme memang tidak mudah. Feminisme bukanlah pemikiran tunggal, tetapi terdiri dari berbagai macam pemikiran yang saling berbeda yang terpolarisasi aliran-aliran feminis. Feminisme radikal, misalnya, menganggap “penindasan terhadap perempuan ditandai oleh kuasa, dominasi, hirarki, dan kompetisi. Sistem patriarkhal tidak dapat dibentuk ulang, tetapi harus dicabut dari akar dan cabang-cabangnya. Bukan hanya struktur hukum dan politis partriarkhi saja yang harus dicabut untuk memberikan jalan bagi pembebasan perempuan. Lembaga sosial dan kultural juga dicabut dari akar-akarnya” (Tong, 1998; hal 3; ).

Continue reading ‘Feminisme pada Masyarakat Matrilineal Minangkabau’

04
Mar
08

Kaba dan Tambo Sebagai karya Spektakuler Dalam Pembentukan Adat dan Budaya Minangkabau

oleh : Hifni Hfd

Minangkabau sering lebih dikenal sebagai sebuah bentuk kebudayaan dari pada bentuk negara atau suatu kerajaan yang pernah ada dalam sejarah. Hal ini mungkin karena dalam catatan sejarah (Indonesia, pen), yang dapat dijumpai hanyalah hal penggantian nama kerajaan yang menguasai wilayah itu. Tidak ada suatu catatan yang dapat memberi petunjuk tentang sistem pemerintahan yang demokratis dengan masyarakatnya yang berstelsel matrilineal serta tidak ada catatan sejarah kelahiran sistem matrilineal ini sebagaimana yang dikenal orang seperti sekarang ini. (AA.Navis, Alam terkembang jadi guru , adat dan kebudayaan minangkabau, hal 1). Untuk masa sekarang dimana masyarakat semakin kritis terhadap sumber informasi yang tersedia, seperti yang dikenal dalam Kaba dan Tambo, maka kaba atau tambo itu merupakan hasil pusaka turun temurun dalam adapt dan budaya minang, haruslah disikapi dengan cara melakukan suatu kajian ilmiah berdasarkan disiplin ilmu tertentu.

Sebelum melakukan kajian ilmiah berdasarkan disiplin iilmu tertentu, beberapa bentuk informasi yang menuntun kita dalam mengenal adat dan budaya Minangkabau adalah seperti yang terurai dibawah ini, yaitu;

Continue reading ‘Kaba dan Tambo Sebagai karya Spektakuler Dalam Pembentukan Adat dan Budaya Minangkabau’




Blog Stats

  • 61,543 hits

Palanta Minang

adat_dan_budaya_copy

Urang Minang

URANG_MINANG_BARU

Cimbuak

cimbuak

” Istana Kunang – Kunang”

http://hyvny.wordpress.com

 

March 2008
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Archives

Flickr Photos

il paese che muore

ascend.

Rain

More Photos

Aggregator Blog

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Page Rank

Blog Indonesia

Blog Catalog

Culture Blogs - Blog Catalog Blog Directory