~ malam bainai ~
Sebuah lagu minang terkenal berjudul malam bainai, melukiskan betapa meriahnya suatu upacara perkawinan di Minangkabau. Secara harfiah “bainai “ artinya melekatkan tumbukan halus daun pacar merah yang dalam istilah Sumatera Barat disebut daun inai ke kuku-kuku jari calon pengantin wanita. Tumbukan halus daun inai ini kalau dibiarkan lekat semalam, akan meninggalkan bekas warna merah yang cemerlang pada kuku. Lazimnya dan seharusnya acara ini dilangsungkan pada malam hari sebelum keesokan paginya CPW/calon anak daro melangsungkan akad nikah.
Mengapa acara memasang inai pada kuku-kuku tangan calon anak daro menjadi acara yang berarti dalam upacara adat ? Continue reading ‘Acara Malam Bainai’
Archive for April 30th, 2008
Acara Malam Bainai
Menjemput Pengantin Pria
~ Manjampuik marahpulai ~
Acara yang paling pokok dalam perkawinan menurut adat istiadat mempersandingkan anak dara dan marapulai di pelaminan dengan disaksikan oleh para tamu yang hadir. Untuk itulah pihak anak dara akan mengirim utusan untuk menjemput marahpulai dalam upacara resmi.
Telah sembah menyembah dilakukuan antara keluarga marah pulai dan anak daro, rombongan penjemput dipersilahkan naik kerumah Marahpulai. Keluarga marahpulai mulai memeriksa semua perlengkapan pakaian yang dibawa oleh keluarga anak daro itu.
Menjemput calon pengantin pria / marahpulai, merupakan prosesi yang paling penting dari seluruh rangkaian acara perkawinan menurut adat istiadat Minangkabau. Pada masa dahulu, keluarga anak daro menjemput marahpulai yang dilakukan oleh beberapa orang laki-laki saja, kemudian si marahpulai dibawa ke mesjid-mesjid dan melafazkan ijab kabulnya disana dan diterima oleh ayah si anak daro dan disaksikan oleh beberapa pihak keluarga yang lain.
Setelah selesai upacara akad nikah, marahpulai pulang kerumahnya dulu dan barulah kemudian keluarga anak daro menjemput marahpulai ke rumah orang tuanya untuk dipersandingkan di rumah anak daro. Sekarang ini untuk efisiensi waktu, seperti yang dilakukan di kota-kota besar, upacara akad nikah dilangsungkan di rumah anak daro dan setelah upacara ijab kabul berlangsung, maka kedua pengantin itu kemudian dipersandingkan di pelaminan. Continue reading ‘Menjemput Pengantin Pria’








Recent Comments