Archive for June, 2008

25
Jun
08

~tanggapan atas tulisan ~ ” PRIA DAN WANITA MINANG SALING KOMPLEMENTER”

Pengantar oleh : hifni hfd

Mari kita memberi penghargaan yang setingi-tinggi kepada member cimbuak.net yang bernama samaran Ching pada tanggal 13 Juni 2008 atas tanggapannya dari sebuah tulisan yang berjudul ” PRIA DAN WANITA MINANG SALING KOMPLEMENTER”. Mengingat artikel tersebut bersumber dari tulisan di blog bundokanduang ini, maka kami memasukkannya sebagai artikel yang perlu dibaca untuk memperoleh obyektivitas dari suatu tulisan. Berikut ini tanggapan sdr. Ching atas tulisan ” PRIA DAN WANITA MINANG SALING KOMPLEMENTER” :
” mengutip dari apa yang disampaikan di atas tentang perempuan minangkabau, memang perempuan minang mempunyai kedudukan yang tidak terlalu dibeda-bedakan dengan laki-laki. Perempuan dan laki-laki minang seadanyalah saling melengkapi satu sama lainnya.Inilah yang seharusnya disadari oleh masyarakat minangkabau. Laki-laki dan perempuan mempunyai tanggungjawab masing-masing baik dalam rumah gadang maupun nagari, satu sama lain harus menunaikan tanggungjawab dan kewajiban masing-masing sebagaimana mestinya. Maka niscaya akan terciptalah keluarga dan selanjutnya masyarakat yang aman, damai, makmur, dan diberkahi oleh NYA… Continue reading ‘~tanggapan atas tulisan ~ ” PRIA DAN WANITA MINANG SALING KOMPLEMENTER”’

24
Jun
08

Sarikayo

Bahan :
- telur ayam atau itik 6 bh,
- gula enau, 1 gelas atau dirasakan manisnya
- santan kental, 500 ml
- garam , daun pandan,
- kayu manis, hadas manis,

Cara membuat :
- Adonan semuanya diaduk,jadi satu, masukan dalam wadah tertentu
- dikukus hingga semua bahan membeku.

Catatan :
- resep ini telah dibuat dan dicoba oleh padusi

- dapat dimakan dengan lemang atau campuran untuk bubur kampiun. Silahkan mancobanya.. yaaa

19
Jun
08

Samba lado patai

Bahan:
10 buah cabe hijau utuh
6 butir bawang merah
3 siung bawang putih
2 buah tomat hijau
minyak goreng secukupnya (lebih enak lagi minyak kelapa atau minyak bekas menggoreng ayam)
1 papan pete, kukus, kupas dan belah dua Continue reading ‘Samba lado patai’

19
Jun
08

Udang Gulai Paku

17
Jun
08

Pundi-pundi Naskah Minangkabau

Pengantar oleh : Hifni Hfd

Ketika Tambo dijadikan sebagai rujukan bagi sumber adat dan budaya minangkabau, etnis non minang menganggap tambo sebagai karya imajinasi nenek moyang minang kabau. Semua bersumber dari naskah yang mengandung teks nonkeagamaan, seperti undang-undang (Minangkabau), kaba, hikayat, syair, silsilah, dan surat pagang gadai. Padusi bukalah seseorang yang memiliki disiplin ilmu sejarah sehingga pembelaan terhadap anggapan bahwa adat minangkabau sebagai karya imajiner tidak maksimal dilakukan. “Karya imajiner bersifat ornamen mitologi”. Sungguhpun berupaya memberi argumentasi, namun argumentasi ini, belum cukup memberi pembenaran bagi kita bahwa dimanapun bermula suku bangsa didunia, selalu berawal dari ornament mitologi. “ Anda tidak perlu “confuse” (bingung) terhadap imajinasi-imajinasi yang diciptakan nenek moyang kami, demikian kataku. Karena pada masa zaman pra sejarah kehidupan masyarakat primitive selalu diliputi oleh mitos-mitos. Bahkan mitos dewa dewi serta tokoh-tokoh pewayangan, yang dilestarikan sebagai tokoh imajinasi dalam sastra Jawa, hidup dan berkembang sepanjang zaman.
Dari dialog yang terjadi, menurut hemat penulis, pernyataan sahabat non minang ini tidak bisa diabaikan, mengingat Minangkabau bukanlah suatu kerajaan namun suatu kelompok masyarakat hukum adat yang berpayung kebudayaan !! Minangkabau adalah subyek kebudayaan.
Dengan adanya tulisan sdri. Zuriati, Dosen Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Andalas, Padang ini, mudahan dapat menjawab pertanyaan dan keraguan beberapa kalangan terhadap sumber adat dan budaya minangkabau. Pembaca dipersilahkan menyimak tulisannya pada halaman berikut. Continue reading ‘Pundi-pundi Naskah Minangkabau’

16
Jun
08

Struktur Masyarakat Minangkabau

Pangantar :

Sebagaima diketahui, bahwa masyarakat Minangkabau, bersifat homogenitas. Akan tetapi dalam Struktur kemasyakatannya, mereka berkelompok dalam lapisan, yang berawal dari keluarga inti dirumah gadang kemudian menjadi lapisan terluar yang disebut rantau . Uraian berikut, mengenai srtuktur masyarakat minangkabau diuraikan Oleh Drs, Syahrir As, dalam Buletin Sungai Pua No 46 – April 1994 dan disadur oleh sdr. Dewis Natra. Padusi turut memasukkan dalam blog ini sebagai wujud memasyarakatkan adat dan budaya minang. Semoga bermanfaat. Continue reading ‘Struktur Masyarakat Minangkabau’

11
Jun
08

Bihun kuah

11
Jun
08

Gulai basantan

11
Jun
08

Bumbu utama

Bumbu dalam masakan Minang memegang peranan penting dalam setiap masakan. Unsur bumbu tradisional yang penting dalam setiap masakan itu, adalah :
• Santan :
*Cabe :
* bawang merah,
* bawang putih ( untuk masakan tertentu).
• Empat serangkai bumbu utama : jahe, kunyit, lengkuas, serai.
* Untuk pengharum masakan : daun kunyit, daun jeruk dan untuk masakan tertentu (daun salam, daun mangkok ).
Orang Minang dalam mengolah masakan, tidak pernah pelit dalam memasukkan bumbu dalam sebuah masakan. Mereka meracik masakan dengan bahan dan bumbunya kental dan terasa pekat.

Tips mempersiapkan masakan bagi wanita minang yang berperan ganda adalah sebagai berikut : Continue reading ‘Bumbu utama’

10
Jun
08

Pasambahan di Palanta Cimbuak

Oleh : Hifni hfd

Untuk mencari jawaban atas pertanyaan dari orang non minang ” Apa urgensinya “Acara Pasambahan” yang “Sembah Menyembah” bagi kelangsungan adat dan budaya minang serta bagi orang minangnya sendiri? yang dilontarkan oleh de-alfiand – seorang anggota Cimbuak pada Forum Cimbuak,net, maka masuklah aku untuk duduk bersama anak saparanataun lainnya di ruang chatting, pada tanggal 7 Juni 2008 yang lalu.

Ketika itu jam menunjukkan pukul 21.00 weib, Ride-rangpasia mengingatkanku : “Uni.. jadi ikut pasambahan,, ndak? Uni pindah ke pasamabahan room, demikian sapanya.
Aku bingung, karena gagap teknologi. Kucoba kontak Pak erwin dan dari beliau menunjukkan cara masuk ke add roomnya. Sedikit kesalahan teknis akhirnya dengan tekun aku menyimak semua penuturan yang ada pada malam itu.

Continue reading ‘Pasambahan di Palanta Cimbuak’

05
Jun
08

Ragam busana adat

Di Sumatra barat yang dikenal dengan ranah minang, terdapat beberapa variasi pakaian adat. Busana adat itu, umumnya dipakai pada hajad pernikahan pasangan mempelai. Perbedaan ragam busana ini berdasarkan pembagian beberapa adat nagari di Sumatra barat, yang dikenal dengan pembagian Luhak. Ada empat luhak yang menjadikan perbedaan dalam cara adat istiadat serta pakaian adatnya, yaitu :
1. Luhak nan Tuo, meliputi : Sungayang, Padang Magek, Batipuah, Batusangkar dan Lintau
Buo.

2. Luhak Nan Tangah, meliputi : Matua. Maninjau. Bayua, Kuari Limo. Jorong, dan Koto
Gadang

3. Luhak Nan Bungsu, meliputi : Payakumbuh, dan Koto nan Ampek
4. Luhak rantau, meliputi : Solok, Pariaman, Padang, dan Painan. Continue reading ‘Ragam busana adat’




Blog Stats

  • 61,543 hits

Palanta Minang

adat_dan_budaya_copy

Urang Minang

URANG_MINANG_BARU

Cimbuak

cimbuak

” Istana Kunang – Kunang”

http://hyvny.wordpress.com

 

June 2008
M T W T F S S
« May   Jul »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Archives

Flickr Photos

il paese che muore

ascend.

Rain

More Photos

Aggregator Blog

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Page Rank

Blog Indonesia

Blog Catalog

Culture Blogs - Blog Catalog Blog Directory