Oleh : Hifni hfd
Untuk mencari jawaban atas pertanyaan dari orang non minang ” Apa urgensinya “Acara Pasambahan” yang “Sembah Menyembah” bagi kelangsungan adat dan budaya minang serta bagi orang minangnya sendiri? yang dilontarkan oleh de-alfiand – seorang anggota Cimbuak pada Forum Cimbuak,net, maka masuklah aku untuk duduk bersama anak saparanataun lainnya di ruang chatting, pada tanggal 7 Juni 2008 yang lalu.
Ketika itu jam menunjukkan pukul 21.00 weib, Ride-rangpasia mengingatkanku : “Uni.. jadi ikut pasambahan,, ndak? Uni pindah ke pasamabahan room, demikian sapanya.
Aku bingung, karena gagap teknologi. Kucoba kontak Pak erwin dan dari beliau menunjukkan cara masuk ke add roomnya. Sedikit kesalahan teknis akhirnya dengan tekun aku menyimak semua penuturan yang ada pada malam itu.








KOMENTAR