10
Jan
09

~ Hari Bundokanduang ~


copy-of-anggrek-qu

hambociek@yahoo.com> wrote:
From: hambociek <hambociek@yahoo.com>
Subject: [R@ntau-Net] kasih ibu sepanjang masa [tribute to our mother] --->  HARI BUNDO KANDUANG
To:RantauNet@googlegroups.com
Date: Tuesday, December 23, 2008, 10:12 PM
Kasiah Ibu sapanjang Jalan, Kasiah Anak sapanjang Pungalan .... Baa ko manuruik ABS SBK?
--Nyit Sungut --- In RantauNet@yahoogroups.com, "Dr.Saafroedin BAHAR"

<saaf10leo@...> wrote: > >
Indak ka sampai tiok hari kito maadokan acara-acara penghargaan ka dunsanak kito tu doh, Sanak Defiyan Cori. Bisa tiok
minggu, sambia balibur, jadi paliang banyak 52 kali sajo satahun. Karano
fungsionaris ABS SBK  indak sampai

Masoed Abidin wrote:
> Assalamu alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh, Selamat untuk segalo
dunsanak di Rantau ko. Indak barapo hari lai kito tinggakan tahun nan alah
tapakai ko. Apokoh itu tahun nan di hitung berdasarkan syamsiyah , nan di awali
jo tanggal 1 Januari. Atau juga yang dihitung berdasar qamariyah , nan bermula
dari 1 Muharram Kedua permulaan tahun itu menjadi peringatan tertentu bagi
kelompok manusia di dunia ini yang memulai dengan Januari disambutnya dengan
Happy New Year. Dan yang menyambutnya pada malam Muharram dengan melakukan
muhasabah sekaitan dengan peringatan Hijrah Rasulullah SAW pada 1430 tahun yang
lalu itu. Allahu Akbar. Ketika kedua peringatan itu berlangsung, sesungguhnya
peranan IBU sangat terasa. Tidaklah mungkin kita sampai ke dunia ini tanpa
pengerbanan keras seorang ibu, sejak mengandung, melahirkan, wahnan 'ala
wahnin , berat diatas berat, susah di atas susah, wahn di atas wahn, dan
 takut
di atas takut. Setiap detik yang di doakan sang ibu
 adalah janin yang dikandungnya selamat, sehat dan lahir dengan baaik sempurna
kemuka bumi. Doa itu terkabul melahirkan kita. Maka pada hari-hari kita
melepaskan tahun lama serta memasuki tahun baru, semestinya yang pertama kali
kita jelang adalah bunda dan ayah itu. Jika tidak mungkin, tentulah dengan doa,
semoga Allah yang Maha Kuasa mengampuni dan melimpahkan kasih
>  sayang kepada kedua mereka itu. Amin. Di dalam Adat basandi syarak,
syarak basandi Kitabullah (untuk sementara disingkat ABS-SBK), memang disebutkan
sayang ibu sepanjang jalan tak pernah berhenti sampai maut datang menjelang.
Sayangnya, sayang anak sepanjang pengalan , tidak jarang tertjadi ketika yang
dijuluk telah jatuh, dan buah yanag dicita telah dapat, lupalah badan diri pada
ibu yang mengandung. Ini sebuah peringatan yang mesti dihindarkan. Sebuah
peringatan yang tidak boleh dilakukan. Semestinya sesuai syarak, ibu dan ayah
dipetaruhkan kepada si anak untuk menjaga dan memeliharanya. 

Wassalam Buya HMA

On Wed, 12/24/08, Hifni H.Nizhamul <hyvny@yahoo.com> wrote:
From: Hifni H.Nizhamul <hyvny@yahoo.com>
Subject: [R@ntau-Net] Re: kasih ibu sepanjang masa [tribute to our mother] ---&gt;  HARI BUNDO KANDUANG
To: "masoedabidin@yahoo.com" <masoedabidin@yahoo.com>
Cc: "RantauNet@googlegroups.com" <RantauNet@googlegroups.com>
Date: Wednesday, December 24, 2008, 5:09 AM

Assalamualaikum wr. Wb.

Buya Mas'oed yang ambo muliakan serta sidang palanta yang ambo hormati. 

Sebagai seorang ibu mungkin juga seorang ayah, rasanya kita tidak pernah
meminta imbalan pada anak-anak kita. Pula,  Rasanya tidak adil jika hanya kasih
sayang ibu saja sepanjang jalan karena dengan didampingi sang ayah maka seorang
ibu lebih optimal
 dalam mencurahkan kasih dan perhatian pada anak-anaknya.

Seorang ibu memiliki naluri dan kodrat yang tidak sama dengan seorang ayah.
Naluri dan kodratnya inilah yang tidak pernah ternilai dan tidak bisa dinilai
oleh siapapun. 

Akan tetapi, Dalam konteks ABS-SBK, maka harmonisasi peran ayah tidak dapat
diabaikan.
Di minangkabau ada nasehat yang mangkus yaitu istilah "pitaruah ayah"
yang sangat berguna bagi pembentukan watak anak yang berguna bagi masa depannya.

Terus terang saya terharu ketika anak saya berucap: Selamat hari ibu Ma...
Sambil menyampaikan harapan semoga mamanya menjadi ibu yang sabar dan tawakal.
Walaupun ucapan sang anak sederhana saja, namun dibalik ucapannya itu tersirat
bagi saya bahwa seorang ibu tidak selamanya sempurna, seperti yang selalu
diharapkan oleh siapapun juga kepada setiap wanita yang berkedudukan sebagai
ibu. 

 Wassalam,  

EVY NIZHAMUL

Buya Mas'oed wrote ;

Alaikum salam wa rahmatullahi wa barakatuh,
Ibu Rky. Hifni yang dihormati,
Benar sekali pandangan rangkayo,
bahwa tidaklah semestinya hanya ibu saja yang di sanjung,
dengan mengabaikan ayah sama sekali.
Sebab keduanya adalah dua badan yang menjadi satu dalam batang tubuh si anak turunan.
Namun, kita tidaklah pula harus berkecil hati
ketika penghormatan kepada ibu dilebihkan dari kepada ayah.
Bukan karena hanya sekedar membesar-besarkan, karena sesungguhnya besarnya pengorbanan ibu tak dapat dibanding-banding
dengan pengorbanan ayah.
Walau keduanya seharusnya sama besar di dalam rasa dan
pandangan hati si anak.

Agama kita Islam, yang disebut dalam "syarak mangato adaik ma makaikan" adalah kata-kata "birrul wa lidaini" = berbakti kepada kedua orang tua (ayah jo bundo) atau kalimat "bil-walidai-ni ihsaanan" = dengan kedua orang tua berbuat ihsan.
Jadi sebenarnya antara keduanya tidak dipisah.
Cuma Rasul SAW menegaskan bahwa
"sorga itu di bawah telapak kaki ibu" Di sini letak kebesarannya,
yang kadangkala banyak dilecehkan orang yang tidak mengerti.
Dan
ada lagi satu hal yang perlu kita yakini bahwa secara fitrah hubungan
terdekat dan pertama antara sesama manusia adalah hubungan antara anak
dan ibunya.
Terima kasih rangkayo Hifni,
Moga Allah SWT selalu melindungi kita.
Amin.
Wassalam
Buya HMA
(L.73+4

 <buyamasoedabidin@gmail.com>).
Iklan

0 Responses to “~ Hari Bundokanduang ~”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Pengunjung

  • 1,032,928 hits

Palanta Minang

adat_dan_budaya_copy

Urang Minang

URANG_MINANG_BARU

Cimbuak

cimbuak

” Istana Kunang – Kunang”

http://hyvny.wordpress.com

KALENDER

Januari 2009
S S R K J S M
« Des   Mar »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

ARSIP

Flickr Photos

Aggregator Blog

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Page Rank

Blog Indonesia

Blog Catalog

Culture Blogs - Blog Catalog Blog Directory

%d blogger menyukai ini: