18
Mar
15

Suku Mosuo dari Tiongkok


Budaya matrilineal (garis keturunan menurut ibu) tidak hanya dianut oleh Suku Minangkabau. Suku Mosuo di Provinsi Yunnan, Tiongkok juga punya budaya yang sama. Di suku ini, keluarga dipimpin oleh seorang perempuan dan mengambil garis keturunan berdasarkan garis keturunan ibu..

Suku Mosuo, hidup di derah ketinggian sekitar 2600 meter di atas laut, dan berada sekitar Danau Lugu.

Tiga orang dari Suku Mosuo di antaranya Cao Jiang Ping, Gewa Aping, dan Tociz pernah datang pada acara “Matrilineal Seminar,”  dalam rangkaian acara Festival Bundokanduang, di Perpustakaan Induk Universitas Andalas Padang, tanggal 6 Juni tahun 2014 yang

MS Cao Jiang Ping, melalui juru bicara Suwagito Lawer mengatakan, Suku Mosuo memiliki banyak kesamaan dengan Minangkabau. Selain menghormati perempuan dan menjadikannya sebagai seorang pemimpin, juga terdapat persamaan dalam tempat tinggal.

Suku Mosuo tinggal dalam satu rumah terdiri dari 2-3 generasi, bahkan ada yang mencapai 4-5 generasi, dengan jumlah anggota 20-30 orang. Hampir sama dengan penghuni rumah gadang. Bedanya, Suku Mosuo tidak mengenal pasangan suami istri tinggal bersama di suatu rumah tertentu. Di sana, sepasang suami istri hanya bertemu malam hari saja, setelah siang mereka kembali ke rumah masing-masing. Tetapi hal tersebut tidak menimbulkan masalah, karena hubungan suami istri didasari cinta.

“Semua keluarga tinggal satu rumah, dengan demikian tidak ada orangtua yang terlantar,” ujarnya.

Dia menambahkan, Suku Mosuo dipimpin oleh seorang perempuan (nenek atau orang yang dituakan) dan bijaksana dalam mengambil keputusan. Meski dipimpin perempuan semua anggota keluarga tetap menghormatinya.

Saat ini jumlah anggota Suku Mosuo sekitar 40 000 orang dan hidup secara bersama dengan mata pencarian hampir sama dengan suku lain di Yunnan. Bedanya, daerah mereka dijadikan tempat wisata budaya, maka kesempatan tersebut dijadikan sebagai sumber penghasilan.

“Perempuan Suku Mosuo sangat tangguh dan bisa menjadi pemimpin. Semua harta diatur oleh perempuan,” ujarnya.

Dia mengaku, belum mengetahui, bahwa ada budaya yang sama, seperti yang mereka praktekkan. Setelah mendapat undangan dari Indonesia, mereka merasa penasaran tentang suku Minangkabau.

Perjalanan panjang mereka dari Pinggir Danau Lugu, harus menempuh jalan darat selama lima jam menuju Lincau, dan tiga jam menuju Kuanco menggunakan jalur darat, lalu lima jam menggunakan pesawat menuju Jakarta, lalu ke Ranah Minang.

Rasa penasaran tersebut terobati setelah melihat banyak kesamaan antara adat Minang dengan Suku Mosuo, hanya saja suku tersebut tidak memiliki harta bersama. Sementara harta milik keluarga di urus oleh wanita.

“Mungkin beberapa ratus tahun lalu kita bersaudara,” ujarnya.

Dia menambahkan, suku menganut kepercayaan Daba. Setiap keturunan menganut agama tersebut. Pewarisan agama dilakukan secara lisan, dari generasi ke generasi. Suku Mosuo tidak menutup diri dengan suku lain. Bahkan memboleh kawin dengan agama dan suku lain. Sesuai aturan berlaku di sukunya.

“Meski minoritas kami tidak pernah berperang dengan suku lain,” tuturnya.

Menurutnya, selain menjunjung tinggi peranan perempuan, peran mamak seperti di Minangkabau juga diaplikasikan di Suku Mosuo. Meski demikian, dirinya mengaku tengah berupaya mencegah pengaruh budaya luar.
Beberapa penyebab luntur budaya Mouso adalah, ada wanita Mosuo yang merantau, kemudian sistem patrilineal.

“Karena memiliki banyak kesamaan, saya mengharapkan ada hubungan lanjutan antra Minangkabau dengan Suku Mouso, dan saling berbagi info,” ujarnya. (Penulis : Andika Adi Saputra/Ed1)

Iklan

1 Response to “Suku Mosuo dari Tiongkok”


  1. Maret 18, 2015 pukul 5:49 am

    Syukurlah sistem kekerabatan paling tua tak hanya bertahan di Minangkabau tapi juga di Masuo 🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Pengunjung

  • 1,001,880 hits

Palanta Minang

adat_dan_budaya_copy

Urang Minang

URANG_MINANG_BARU

Cimbuak

cimbuak

” Istana Kunang – Kunang”

http://hyvny.wordpress.com

KALENDER

Maret 2015
S S R K J S M
« Agu   Apr »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

ARSIP

Flickr Photos

Lebih Banyak Foto

Aggregator Blog

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Page Rank

Blog Indonesia

Blog Catalog

Culture Blogs - Blog Catalog Blog Directory

%d blogger menyukai ini: