17
Apr
15

Bid’ah versi ,” Falsafah Alam takambang jadi guru”.


Oleh : Marni Malay

Malabihan ancak2, mangurangi sio-sio

“Panakiak pisau sirauik ambiak galah batang lintabuang, salodang ambiak ka niru,Nan satitiek jadikan lauik, nan sakapa jadikan gunuang, alam takambang jadi guru.”

Inilah redaksi lengkap dari falsafah alam takambang jadi guru,yang artinya, air yang setitik rela (ihklas) diterima laksana sebanyak air lautan, tanah yang sekepal (segenggaman tangan) rela diterima laksana sebesar gunung dan alam semesta raya ini dijadikan guru (tempat belajar dan atau pemberi pelajaran).

Falsafah alam takambang jadi guruadalah, “ filsafat hukum alam” dan atau, “ filsafat hukum kodrat”, yang merupakan pandangan hidup (way of life) orang Minangkabau, salah satu suku bangsa rumpun Melayu Nusantara, atau yang sering juga disebut dengan suku bangsa Melayu Minangkabau, yang telah bermukim di wilayah Sumatra Barat dan sekitarnyaatau juga yang lebih dikenal dengan sebutan,” Ranah Minang”, sejak kira-kira2500-2000 tahun lalu atau antara abat ke 5 -1 SM. Mereka meyakini bahwa falasafah tersebut disamping sebagai pandangan hidup mereka, juga merupakan, “ norma dasar” atau sumber dari segala sumber hukum (Grundnorm) terbentuknya Hukum Adat Minangkabau yang telah diwarisi secara turun-menurun dari nenek moyangnya. Dapat dikatakan kedudukan falsafah tersebut dalam hukum adat Minangkabau tak obahnya seperti falsafah Pancasila di Negara Indonesia.

Malabihan ancak2, mangurangi sio-sio, syarak mangato adat mamakai, artinya jalankan agama sesuai yang dikatakan Alquran dan Sunnah Rasul, tak boleh dilebih-lebihkan, tak boleh dikurangi, tak boleh menghalalkan yang haram, atau sebaliknya, kerjakan perintah –  tinggalkan larangan. Yang tidak dilarang jangan diharamkan pula. Subhanallah !
(ko pandapek ambo, tasarah sanak memahaminya – pen).

Contoh;
Harta warisan adalah harta yang ditinggalkan oleh orang yang meninggal pembagiannya adalah menurut Alquran. Akan tetapi kalau anak laki-laki tak mengambil bagian dari harta warisan orang tuanya, itu tidaklah dilarang, tak ada perintah agama yang melarangnya.Bagi laki-laki minang, anak dipangku kemanakan di bimbiang, makanya tidak mau, dan bahkan malu mengambil harta orang tua.

Selanjutnya, dalam hal Harta Pusaka Tinggi, semua anak cucu keturunan datuak A misalnya berhak atas harta itu, dan dahulu kala mereka mengamanatkan; ” di jua tak makan bali – digadai tak makan sando. Kabau tagak kubangan tingga. Maka apakah haram atau dilarang melaksanakan amanat nenek moyang ?    Subhanallah !

Demikian pula dalam hal adat istiadat; lain padang lain hilalang. tak ada ayat yang menyatakan ritual adat itu haram, malahan justru ayat mengukuhkannya.  seperti : …kujadikan manusia berbangsa bangsa supaya mereka saling mengenal……dstnya.
Nah kalau budaya timur memulyakan hari kelahiran Rasullulah meskipun tak ada hadist atau ayat al Quran yang menyuruhnya ataupun melarangnya, dengan dasar apa pula kita bisa mencapnya sebagai bid’ ah ?

Bahwa sebenarnyalah adat istiadat harus relevan dengan Al Quran.
Contoh ; dahulu orang Arab akan langsung tahu kalau di Makkah, ada orang yang pakai sarung dan kopiah berarti dia orang Indonesia. Pakaian itu diperkenalkan secara tidak sengaja oleh Buya HAMKA. Beliau berkeliling keseantero dunia, selalu berpakaian demikian.
Nah,  terbukti justru adat telah membuat orang Arab atau dunia tahu secara gamblang suku bangsa seseorang. Seperti juga misalnya pakaian orang India. Coba kalau dulu Buya HAMKA ikut-ikutan berpakaian gamis ala bangsa Arab, tentulah sampai sekarang orang Arab tidak akan gamblang mengenali orang Indonesia. Lagi pula apa yang dipakai Rasullulah, dipakai pula oleh orang Arab seluruhnya. Jadi pakaian Rasull termasuk pakaian kebudayaan Arab, apakah dianggap sunnah juga ?
Ada yang mengatakan sama saya,  berpakaian seperti Nabi atau orang Arab termasuk sunnah ?

Falsafah alam takambang jadi guru, suatu bukti kecerdasan nenek moyang orang Minang, bahwa andai kata dibolehkan menjual harta pusaka tinggi, maka suatu hari kelak etnis Minangkabau, kelak kemungkinan akan tersingkir dari kampung halamannya ! Mereka hanya tinggal nama saja, bahkan bisa jadi akan jadi jongos dikampungnya sendiri ! Masya Allah.
Dalam pepatah minang dikatakan ; jalan lah di aliah urang lalu, cupak dituka orang panggaleh.
Artinya : jalan hidup ( pedoman) orang Minang sudah diambil alih orang lain dan menggantinya dengan tata cara  pedagang.
Fakta ini telah banyak terjadi pada suku bangsa lain yang membolehkan menjual tanah. Mereka hampir tak punya tanah lagi sebagai tempat berpijak ditanah sendiri.
Mereka bagaijan tikus mati dilumbung padi. Kaya tapi kelaparan (- editor)

Allah berfirman dalam Al Quran agar manusia berfikir, memperhatikan kejadian langit dan bumi serta alam semesta, sebagaimana yg dilakukan oleh Ibrahim dahulu.
Nah,  ini pula yang dilakukan oleh nenek moyang orang Minang dengan; ,” Falsafah Alam takambang jadi guru”.

Bahwa pengetahuan yang dipetik dari berguru kepada alam semesta, telah memberikan keyakinan kepada nenek moyang orang Minangkabau, bahwa semua rahasia penciptaan alam semesta tersimpan dalam sifat-sifat makhluk dan benda di jagat raya ini, dimana berlaku hukum alam, seperti ;
“ api panas dan membakar, air membasahi dan menyuburkan, kayu berpokok, berdahan dan berbuah, lautan berombak, gunung berkabut, ayam berkokok, kambing mengembek, harimau mengaum dan sebagainya.”

Bahwa hukum alam itu, misalnya; api membakar, air membasahi dan seterusnya, merupakan kodrat yang berlaku universal. Secara logika dan kasat mata kebenarannya tidak terbantahkan. Berdasarkan pandangan hidup yang demikian itu, nenek moyang orang Minang telah menyusun dan membentuk Hukum Adat Minangkabau, yaitu norma-norma hukum atau aturan-aturan hukum tidak tertulis, yang mengatur kehidupan orang Minang, dari hal yang sekecil-kecilnya sampai ke yang lebih luas; politik, ekonomi, hukum, sosial dan sebagainya.

Allah berfirman, tentang kejadian dan keberadaan nyamuk, yang secara logika sulit untuk dipahami untuk apa dia diciptakan. Keyakinan kita orang Islam apapun yang dijadikan Allah pasti ada guna dan maksudnya.

Falsafah alam takambang jadi guru ternyata lebih dahulu telah menjawab ayat itu (sebelum masuknya Islam) dengan pepatah ; nan bungkuak paambuih lasuang, nan buto palapeh badia, nan lumpuah pangajuik ayam…dstnya….,
Subhanallah !

Sahabat,

Maka marilah kita jalankan agama kita, sebagai integritas atau jati diri kita , dengan benar.
” Malabihan ancak-ancak, mangurangi sio-sio, 
Maksudnya, jangan mudah terpengaruh oleh hasutan dan tipu daya yang bertentangan dengan Al Qquran dan hadist yang sekarang marak adanya di dunia maya, hati-hatilah !

Iklan

2 Responses to “Bid’ah versi ,” Falsafah Alam takambang jadi guru”.”


  1. Januari 7, 2016 pukul 6:31 am

    Terima kasih uni, telah memuat tulisan ani di sini, mudah2an bermanfaat untuk generasi muda minangkabau khususnya, masyarakat indonesia umumnya, agar mengenal budaya minang, karena tak kenal maka tak sayang. Dan ani berharap kita mulai kembangkan BK KEARAH RIIL DENGAN TUNTUNAN abs-sbk, AMIN !

    • 2 ~padusi~
      Januari 7, 2016 pukul 7:55 am

      Aamiin ya rabbal alamiin.
      Andaikan bid’ah. Namun adalah bid’ah hasanah. Mohon maaf uni ambil begitu saja tanpa info lbh dahulu. Karena sdh ditulis di Kompasiana maka sdh boleh kita sebar luaskan.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Pengunjung

  • 1,001,875 hits

Palanta Minang

adat_dan_budaya_copy

Urang Minang

URANG_MINANG_BARU

Cimbuak

cimbuak

” Istana Kunang – Kunang”

http://hyvny.wordpress.com

KALENDER

April 2015
S S R K J S M
« Mar   Des »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

ARSIP

Flickr Photos

Lebih Banyak Foto

Aggregator Blog

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Page Rank

Blog Indonesia

Blog Catalog

Culture Blogs - Blog Catalog Blog Directory

%d blogger menyukai ini: