Arsip untuk Maret, 2017

16
Mar
17

Riwayat Masakan Minang

Oleh : Hifni Hafida

Hasil gambar untuk gambar Rumah adat minangSejak kapan masakan minang itu menjadi kekayaan budaya kuliner Minangkabau ? Bagaiman asal usulnya ? Siapa yang pertama membuatnya? Bila pertanyaan ini kita ajukan kepada orang tua-tua kita bahkan seorang ahli masak sekalipun, sebaiknya, simpan sajalah pertanyaan-pertanyaan itu, sebab kemungkinan besar tidak ada yang bisa menjawabnya dengan pasti. Seandainyapun kita bertanya pada para ahli kuliner dikancah Nasional, seperti : Tuty Soenardi, Bondan Winarno, dan ibu Sisca (maklum tidak ada yang berasal dari etnis Minang), pasti mereka tidak tahu asal usul masakan minang yang bercita rasa tinggi itu. Bagaimana cara menelusuri sedemikian banyak jumlah makanan khas Minang ini. Namun, hasilnya nihil.

Hasil gambar untuk los lambuang di BukittinggiHasil gambar untuk los lambuang di Bukittinggi Saya bertanya kepada kaum ibu yang tinggal di daerah Padang Pariaman hingga Pesisir Selatan. Di Bukit Tinggi saya juga bertanya kepada amai-amai yang berjualan masakan di Los Lambuang. Merekapun tak ada yang bisa menjawab. Menelusuri riwayat masakan Minang ini adalah penting, karena ia adalah kekayaan budaya kuliner etnis Minangkabau, maka selayaknya kita mencoba menelusuri dari hal-hal sebagai berikut ;
* asal usul nenek moyang minangkabau
* karakter masyarakat primitive
* pengaruh asing pada alam Minangkabau

II. ASAL USUL MINANGKABAU DAN PENGARUH ASING DI MINANGKABAU :

Hasil gambar untuk gambar Rumah adat minangDalam sejarah Indonesia, maka Suku Minangkabau merupakan bagian dari kelompok Deutro Melayu (Melayu Muda) yang melakukan migrasi dari belahan daratan Asia kurang lebih 500 tahun sebelum masehi. Diperkirakan alur penyebaran nenek moyang dari kelompok melayu muda ini, bermula dari daratan Asia, menuju Thailand , kemudian masuk ke Malaysia Barat dan terus masuk menuju tempat-tempat di Nusantara. Nenek moyang suku Minangkabau. Dari Malaysia barat kemudian, bangsa ini masuk kearah Timur pulau Sumatera, menyusuri aliran sungai Kampar hingga tiba di dataran tinggi yang disebut negeri Periangan, dilereng Gunung Merapi. Sebagaimana yang dikisahkan dalam Tambo, sejalan dengan perkembangan penduduk dan kelompok masyarakat ketika itu, nenek moyang etnis Minangkabau mencari tempat pemukinan penduduk dan menemukan tiga lokasi untuk perluasan yang disebut Luhak nan Tigo (darek). Dari Luhak nan Tigo inilah suku Minang menyebar ke seluruh wilayah yang disebut alam Minangkabau.
Persentuhan bangsa yang telah mendiami alam minangkabau dengan bangsa yang berasal dari jazirah Arab, Persia dan India, telah berlangsung jauh sebelum munculnya agama islam. Wilayah minangkabau banyak dikunjungi, karena ketersedian hasil alam berupa ; rempah-rempah khususnya pala dan merica, kapur barus, emas, menyebabkan mereka ingin menguasai wilayah ini. Tidak kurang pula seperti ekspedisi Pamalayu dari Kerajaan Mojopahit, yang juga bermaksud untuk menguasai sumber-sumber hasil alam di wilayah ini. Lanjutkan membaca ‘Riwayat Masakan Minang’

Iklan



Pengunjung

  • 1,065,364 hits

Palanta Minang

adat_dan_budaya_copy

Urang Minang

URANG_MINANG_BARU

Cimbuak

cimbuak

” Istana Kunang – Kunang”

http://hyvny.wordpress.com

KALENDER

Maret 2017
S S R K J S M
« Des    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

ARSIP

Flickr Photos

Aggregator Blog

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Page Rank

Blog Indonesia

Blog Catalog

Culture Blogs - Blog Catalog Blog Directory

%d blogger menyukai ini: