Posts Tagged ‘tambo minangkabau

08
Des
13

Menyoal Asal Nenek Moyang penduduk Minangkabau

Pengantar  dari Padusi :

Tulisan Bapak Aswil Nazir ini patut saya angkat. Sebagai hasil pencarian beliau tentang asal usul nenek moyang etnis Minangkabau. Beliau bukan seorang sejarawan melainkan adalah seorang pakar teknologi informatika. Aswil Nazir sangat peduli dengan kehidupan etnisnya sehingga jadilah ia seorang pemerhati adat. 

Salam 

Padusi

Lanjutkan membaca ‘Menyoal Asal Nenek Moyang penduduk Minangkabau’

19
Feb
10

Istilah Minangkabau di era Bit Informasi

pengantar ~ padusi ~

Artikel ini diambil dari Situs Nagari.or.id, berjudul asli ” Minangkabau sebagai Bit Informasi”. Sangat menarik untuk memahami istilah Minangkabau sesungguhnya. Bahwa istilah yang sebelumnya diriwayatkan oleh Tukang Kaba atau Tambo-tambo sebagai istilah yang berasal dari kemenangan masyarakat minang zaman dahulu dalam pertandingan aduan kerbau.  Di era sekarang ini, dimana manusia tidak bisa lagi diajak memhami sesuatu dengan hal yang berbau mithos dan mistik, maka pemahaman istilah minangkabau di era bit informasi sangat perlu disebar luaskan. Untuk memudahkan pemahaman generasi muda maka kami menyadurnya menjadi potongan-potongan artikel  dalam postingan blog ini.

sumber : http://nagari.or.id/?moda=minangkabau yang artikel aslinya tersebut sebagai berikut :

Penduduk yang bermukim di nagari Tanjuang Sungayang dan Nagari Minangkabau di dekat nagari Pagaruyuang di Luhak nan Tuo, Tanah Datar, menyebut sumber mata air artesis di tempat mereka dengan sebutan “minang”.
Minang memiliki beberapa pancuran untuk mengalirkan airnya, sedangkan sumur mata air yang lebih kecil disebut sebagai “luak”.  Kata ini sering diucapkan pula sebagai “luhak”. Sebutan luak atau luhak memiliki pengertian yang sama oleh seluruh penduduk di daerah lainnya di Sumatera Barat.

“Tiada kehidupan tanpa air”, inilah dalil yang berlaku untuk makhluk hidup. Sementara kata minang berasal dari kata ma-inang yang berarti memelihara atau ibu yang memelihara anaknya.

Lanjutkan membaca ‘Istilah Minangkabau di era Bit Informasi’

15
Feb
10

Kronologis terjadinya istilah Minangkabau

Kronologis terjadinya istilah Minangkabau dalam Perspektif masyarakat  Nagari Tanjuang

sumber : http://nagari.or.id/?moda=minangkabau

Tulisan akan memaparkan munculnya kesadaran “Orang” bahwa pada hakekatnya bumi ini adalah sawah yang tanahnya liat/keras dan memerlukan “Kerbau” sebagai alat bantu untuk mengolahnya serta “Minang” sebagai sumber kehidupan “Manusia”.

ini gambar peta 4  nagari binary

Keterangan gambar :
Empat nagari binary yang bertetangga dengan kerajaan/nagari Pagaruyuang. Sebelum kedatangan penjajah Belanda, keempat nagari ini berkelompok secara adat. Setelah perang Padri berakhir, Belanda menyatukannya dengan sebutan kelarasan Tanjuang.

Mn = Lokasi keberadaan minang, sumber aie nan janieh (mata air hexagonal).  Empat nagari binary yang bertetangga dengan kerajaan/nagari Pagarruyuang
1 = Nagari Tanjuang-Sungayang
2 = Nagari Talago-Sungaipatai
3 = Nagari Andaleh-Baruahbukik
4 = Nagari Sawahliek-Singkayan —> nagari inilah kemudian yang berganti nama menjadi Minangkabau

5 = Nagari Pagarruyuang
6 = Nagari Suruaso
7 = Nagari Kototangah
8 = Nagari Tanjuangbarulak

Lanjutkan membaca ‘Kronologis terjadinya istilah Minangkabau’

28
Okt
07

Tambo Minangkabau oleh Dt. Sangguno Dirajo

Alam Minangkabau

Oleh Ibrahim Dt. Sangguno Dirajo

Dewasa ini sangat minim sekali informasi mengenai adat yang kita dapati, seringkali kita mendengar Tambo alam Minangkabau, tapi kita tidak seperti apa isi tambo itu sebenaAmrnya. Begitu juga dengan adat Minangkabau seperti apa adat tersebut. Mulai dari tulisan ini kami dari admin akan memuat tulisan dari Ibrahim Dt. Sangguno Dirajo dalam bukunya Curaian Adat Minangkabau. Serta ucapan terimakasih kepada penerbit Kristal Multimedia Bukittinggi yang telah berkenan memberi ijin untuk menyadur isi buku tersebut.
Sedikit tentang penulis Ibrahim dilahirkan di sungayang Sumatera Barat pada tahun 1858. Pendidikan dimulai di Sekolah Government di Batusangkar, tamat tahun 1868. Pada tahun 1870 beliau menjadi juru tulis Tuanku Titah di Sungai Tarab. Tuangku ini ahli dibidang adat Minangkabau. Maka saat itu beliau tertarik dan memperdalam pengetahuan dibidang Adat Minangkabau sehingga beliau diangkat menjadi Penghulu Andiko pada tahun 1913 dengan gelar datuak Sangguno Dirajo.

Lanjutkan membaca ‘Tambo Minangkabau oleh Dt. Sangguno Dirajo’




Pengunjung

  • 1,018,928 hits

Palanta Minang

adat_dan_budaya_copy

Urang Minang

URANG_MINANG_BARU

Cimbuak

cimbuak

” Istana Kunang – Kunang”

http://hyvny.wordpress.com

KALENDER

Agustus 2017
S S R K J S M
« Mar    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

ARSIP

Flickr Photos

Aggregator Blog

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Page Rank

Blog Indonesia

Blog Catalog

Culture Blogs - Blog Catalog Blog Directory

%d blogger menyukai ini: